Artikel
•
28 April 2026
Workshop Pengembangan Kompetensi Guru dalam Mewujudkan 8 Dimensi Profil Lulusan
Dilihat 7 kali
Workshop ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kompetensi guru, baik dari sisi pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk menyesuaikan proses pembelajaran dengan tuntutan kurikulum yang berorientasi pada pembentukan profil lulusan yang utuh.
Dalam sesi keynote, Mas’udi Hadiwijaya menekankan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai agen perubahan di dunia pendidikan. Ia menyampaikan bahwa implementasi 8 dimensi profil lulusan tidak hanya sebatas konsep, tetapi harus diwujudkan melalui praktik pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Menurutnya, guru juga dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.
Sementara itu, Mohammad Anas Fikri dalam pemaparannya memberikan wawasan praktis mengenai strategi pengembangan kompetensi guru berbasis kebutuhan dunia kerja dan pendidikan vokasi. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi vokasi untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan, terutama dalam menghadapi tantangan era digital dan revolusi industri.
Kegiatan workshop berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik penyusunan rencana pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai profil lulusan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, menunjukkan tingginya minat guru dalam meningkatkan kualitas diri dan pembelajaran di kelas.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Sampang berharap dapat menciptakan tenaga pendidik yang lebih profesional, inovatif, dan responsif terhadap perubahan. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, keterampilan abad 21, serta kesiapan untuk terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.